Pendeteksi AI gratis
Tempel esai, skripsi, artikel, atau email apa pun dan cek seketika sinyal AI di dalamnya. Leap memberi skor per kalimat, berjalan sepenuhnya di browser Anda, tanpa daftar, tanpa batas kata, dan tanpa mengirim teks Anda ke mana pun.0 kata
Sinyal apa yang dibaca Leap dari teks Anda
Kebanyakan pendeteksi hanya memberi satu angka antara 0 sampai 100. Leap memberi satu angka per kalimat. Dengan begitu Anda lihat persis bagian mana yang paling berpengaruh pada skor dan bagian mana yang sudah terbaca alami, jadi Anda bisa mengedit secara presisi, bukan menulis ulang seluruh teks.Burstiness: ketidakteraturan ritme kalimat
Tulisan manusia mencampur kalimat pendek dan kalimat panjang secara tak terduga. Model cenderung menghasilkan kalimat dengan panjang mirip, berirama hampir metris. Leap mengukur variasi ini dan mengenali keseragaman yang khas pada teks buatan mesin.Kosakata khas AI
Ada kosakata lapis pertama yang kerap dipakai berlebihan oleh model: “di era digital”, “sangat penting”, “perlu digarisbawahi”, “sebagai kesimpulan”. Leap menilai kepadatan frasa semacam ini dan menggabungkannya dengan metrik lain, bukan mengandalkan kosakatanya saja.Hedging dan konektor formulaik
Model cenderung terlalu banyak memakai konektor kehati-hatian seperti “dalam batas tertentu” atau “bisa dikatakan”, serta struktur penyejajaran yang seragam. Leap melacak kepadatan penanda seperti ini sebagai sinyal tambahan.Pengulangan dan pola lainnya
Leap juga memeriksa pengulangan frasa dan kepadatan tanda pisah panjang, dua pola yang sering muncul pada keluaran model bahasa. Semua sinyal digabung menjadi skor, bukan dipakai sendiri-sendiri.Cara membaca skor 0 sampai 100
Leap memberi tiap kalimat nilai antara 0 (sangat manusiawi) sampai 100 (sangat mungkin AI), serta nilai keseluruhan untuk teks. Warna inline menyorot kalimat yang paling berpengaruh pada skor total. Ini bukan vonis hitam putih, melainkan peta panas sinyal statistik pada teks Anda.| Skor | Pembacaan | Biasanya berarti |
|---|---|---|
| 0 sampai 30 | Terbaca manusia | Ritme tidak teratur, kosakata variatif, panjang kalimat beragam. |
| 30 sampai 60 | Zona abu-abu | Prosa formal atau sangat lurus, cek kalimat yang ditandai sebelum memutuskan. |
| 60 sampai 85 | Kemungkinan AI | Ritme seragam dan frasa formulaik cukup padat. |
| 85 sampai 100 | Sinyal AI kuat | Sinyal statistik sangat kuat di banyak kalimat. |
Cara memakai pendeteksi
- Tempel teks: salin potongan apa pun, esai, skripsi, email, artikel blog. Idealnya minimal 50 kata; di bawah itu deteksi akan kurang andal di alat mana pun.
- Baca skor per kalimat: Leap menyorot tiap kalimat dengan skor dan warnanya, jadi Anda langsung melihat bagian yang paling berpengaruh.
- Putuskan langkah berikutnya: kalau hanya dua kalimat yang ditandai, Anda bisa menulis ulang sendiri. Kalau hampir semua ditandai, Anda bisa mencoba alat humanize Leap untuk membersihkan pola khas AI, lalu cek ulang skornya.
Batas yang perlu Anda tahu
Skor Leap adalah sinyal, bukan bukti. Tidak ada pendeteksi yang 100 persen akurat, dan false positive bisa terjadi, terutama pada tulisan yang sangat formal, sangat rata, atau ditulis oleh penulis non-native. Jangan pernah menjadikan skor ini satu-satunya dasar untuk menuduh seseorang memakai AI.Semua analisis berjalan di browser Anda. Teks tidak dikirim ke server mana pun, tidak disimpan, dan tidak dipakai untuk hal lain.Pertanyaan umum
Pendeteksi AI membaca pola statistik sebuah teks, seperti ritme kalimat, distribusi kosakata, dan burstiness, lalu membandingkannya dengan pola yang umum pada tulisan mesin. Bagian yang cocok dengan pola tersebut akan ditandai. Leap memberi skor pada tiap kalimat secara terpisah, jadi Anda tahu persis bagian mana yang terbaca sebagai AI dan bagian mana yang sudah terbaca alami.
Ya. Deteksi gratis, tanpa daftar, tanpa kuota bulanan, dan tanpa batas kata. Alat ini berjalan sepenuhnya di browser Anda, jadi tidak ada biaya server yang perlu ditutup dengan paket berbayar.
Tidak. Leap tidak mengenali model atau layanan tertentu di balik sebuah teks. Alat ini hanya membaca sinyal gaya penulisan seperti ritme kalimat, frasa formulaik, dan pengulangan, lalu memberi skor berdasarkan sinyal tersebut.
Tidak ada pendeteksi AI yang 100 persen akurat, termasuk Leap. Hasil sangat bergantung pada input: teks yang sangat pendek atau sangat formal lebih sulit dinilai, dan false positive tetap mungkin terjadi. Itulah sebabnya Leap menampilkan skor per kalimat, supaya Anda bisa menilai sendiri sinyalnya dan tidak hanya percaya pada satu angka.
Bisa. Leap bekerja pada prosa apa pun, skripsi, tugas kuliah, esai, artikel blog, copy marketing, deskripsi produk, dan email. Minimal input yang disarankan adalah 50 kata; di bawah itu pendeteksi mana pun tidak punya sinyal cukup untuk menilai dengan andal.
Pertama, verifikasi dengan pendeteksi kedua: tidak ada alat yang sempurna, dan false positive terjadi terutama pada tulisan yang sangat formal atau sangat rata. Kalau tulisan itu benar-benar Anda yang buat, variasikan panjang kalimat, pakai kosakata lebih konkret, dan hapus pola khas AI seperti “di era digital” atau “penting untuk digarisbawahi”. Ingat, skor pendeteksi adalah sinyal, bukan bukti, dan tidak boleh jadi satu-satunya dasar tuduhan.
Tidak. Analisis berjalan sepenuhnya di browser Anda. Teks yang Anda tempel tidak dikirim ke mana pun dan tidak disimpan.